Modularitas SINTAG

Secara umum, proses kerja aplikasi SINTAG terdiri dari 3 (tiga) modul utama yang menjadi inti fungsi pengendalian di bagian keuangan, yaitu:

  • Modul Setup Tabel Referensi 
    Modul ini merupakan modul yang terdiri dari setup table-table yang akan digunakan sebagai referensi pada saat memproses dokumen tagihan . Definisi RKAKL , Definisi User Organisasi dan Definisi Alur Dokumen dan system parameters adalah beberapa control modul ini .
  • Modul Workflow (Disposisi) dan Administrasi 
    Modul ini merupakan proses utama yang digunakan untuk melakukan administrasi dokumen mulai dari loket  sampai dengan proses disposisi ke Penguji Tagihan (verifikatur) , PKK sampai dengan proses Pembayaran. Administrasi kelengkapan Dokumen Tagihan , proses validasi dan administrasi terkait dengan perpajakan termasuk dalam modul .
  • Modul MIS (Management Information System)
    Dalam modul ini, seluruh output dari kegiatan pengendalian tagihan atau dokumen yang tercatat dalam basis data aplikasi dapat dipergunakan sebagai langkah para pimpinan dari unit atau satuan kerja dalam melakukan pemantauan dan pengendalian pengelolaan keuangan secara menyeluruh. 

Berdasarkan informasi yang diperoleh, para pimpinan dapat dengan mudah mengevaluasi pencapaian kinerja dan keuangan di masing-masing unit atau satuan kerja, dengan cara:

  1. Monitoring jumlah dokumen tagihan yang diproses
    Jumlah dokumen tagihan beserta nominalnya dapat diketahui secara periodik, baik harian, mingguan, maupun bulanan. Informasi ini sangat berguna bagi subbagian keuangan untuk memperkirakan rencana penyerapan dana (cash forecasting) untuk bulan-bulan berikutnya.
  2. Pengendalian tanggal perjalanan dinas pegawai dan pertanggungjawabannya
    Setiap perjalanan dinas yang dilakukan oleh pegawai tercatat secara akurat di basis data berdasarkan waktu dan keperluan pelaksanaan dinas. Pengendalian perjalanan dinas ini tentunya dapat meminimalisasi potensi kerugian negara akibat beban pengeluaran yang tidak jelas atau fiktif. Hal ini dapat terpantau secara jelas melalui aplikasi SINTAG terutama jika ada tindakan indisipliner dari para pegawai baik yang melakukan perjalanan dinas ganda maupun yang belum mempertanggung jawabkan perjalanan dinasnya. 
  3. Monitoring realisasi dan penyerapan anggaran secara real-time
    Informasi ini sangat berguna bagi pimpinan, subbagian keuangan, dan para PPK untuk mengambil kebijakan terkait dengan pelaksanaan kegiatan yang telah direncanakan. Dari informasi tersebut dapat diketahui apakah suatu kegiatan sudah berjalan sesuai dengan rencana atau belum.
  4. Pengendalian uang persediaan dan tambahan uang persediaan (UP/TUP)
    Dapat memantau dan merencanakan pengajuan daur ulang pengisian dana (revolving fund) dari kas negara (KPPN) ke kas bendahara pengeluaran masing-masing Departemen atau Lembaga.
  5. Manajemen kas pada bendahara pengeluaran
    Bendahara pengeluaran beserta perangkatnya dapat memantau ketersediaan kas baik yang berada di rekening bank, brankas bendahara, maupun kas yang ada pada selain bendahara (uang muka unit atau satuan kerja) sehingga likuiditas pada bendahara pengeluaran selalu terjaga untuk membiayai kegiatan operasional di masing-masing Departemen atau Lembaga.